Man in family, man in workplace, man in love-

Awalnya saya ga mau nonton dorama ini karena bergenre family (ga bgt lah). Eh tp..lama-kelamaan kok malah jadi seru bgt, di samping itu ada kuninaka ryoko yg berperan sbg chisato (kawaii ::wub:: ::wub::). Dorama ini mengisahakan sebuah keluarga tanpa ayah karena meninggal sewaktu ketiga anak laki2nya msh sangat kecil. Mereka sekeluarga akhirnya bisa hidup mandiri bersama ibunya hingga dewasa bahkan kakaknya sudah bekerja. Tanpa disangka2, keluaraga tanpa ayah ini sungguh harmonis. Masing2 punya peranan masing2 sebagai pengganti ayah dan juga pengganti ibu (karena ibunya gendeng ^^). Oleh karena itu, mereka semua menjadi sangat dewasa dalam menghadapi segala situasi bersama-sama. Tapi yah..namanya peran ayah sbg educator tetap tak bisa tergantikan. Mereka bertiga harus belajar sendiri dari kesalahan2nya sendiri, namun itu semualah yg membuat dorama ini sangat menarik.
Dorama ini tampaknya memang sangat cocok untuk ditonton laki2 karena banyak inspirasi2 menarik. Klo untuk cewe, jgn meniru kelakukan Haru-san & Miyuki-chan ya..hehehe. Klo kalian punya sodara laki2 lain di rumah, pasti kalian akan banyak menemukan kemiripan dalam dorama ini. Saya pun sebagai anak laki2 paling besar di rumah dan punya 1 orang adik laki2 dan 2 orang kakak perempuan, sedikit banyak mirip dengan karakter Tatsuya-san; cukup pintar, bersikap spt ayah, suka menggurui, suka merasa benar sendiri, egois, bersikap seolah menolong tp malah memanfaatkannya. Sedangkan adik saya cukup mirip dengan Riku-san, lebih suka banyak gaul dgn teman2, tidak lbh pintar dari kakaknya, apapun selalu kalah dari kakaknya, suka menjadi biang masalah, tp tetap berada di koridor yg baik, dan punya poin yg sangat bagus yg ga dipunya siapa pun di keluarganya.
Dari dorama ini saya banyak belajar mengenai persodaraan, bagaimana mereka harus terus terang satu sama lain, saling bantu, saling motivasi. Dan hal itu semua terjadi karena setiap malam mereka selalu bertemu dan kumpul saat makan malam. Itulah yg tidak ada dalam keluarga saya, semuanya serba sendiri2. Hampir dipastikan rumah kami selalu tenang, ga ada yg ngobrol, makanya klo di liat dari luar kayak rumah kosong.
Terlebih lagi, sy belajar banyak dari karakter Tatsuya-san. Ketika dia di rumah, dia bisa mengobrol, memotivasi, dan memarahi sodara2nya bahkan ibunya ketika dia nilai menyimpang. Ketika di tempat kerja, dia bisa membuat dirinya sangat bermanfaat bagi kemajuan perusahaan. Ketika dia menghadapi masalah percintaan, dia bisa bangkit dari masa lalu dan menghadapi masa kini. Terlebih dari itu, dia bisa sangat peduli dan menyayangi semua orang di sekitarnya.
Satu kalimat yg saya suka bgt dari riku-san ke cewenya, “I don’t know whether I can make you happy, but one thing for sure that when I’m with you, you can make me happy” ^^
Dorama ini recommended bgt buat cowo2 yg punya banyak waktu luang utk nonton dan sedang berusaha untuk menjadi laki-laki ^__^


Kuninaka Ryoko-chan ::wub::


Tatsuya-san to Chisato-chan
ih.. nampaknya menarik… mauuu doooonkk….
oh,, anak kembar bisa beda kyk gitu juga yak… baru tauu..
menarik bgt lho Din…mo nonton ga??..hehehe
anak kembar? bisa donk…justru karena sedari kecil kita suka disama-samain, udah gede kita malah jadi anti dgn yg sama2. Karena itulah, malah jadi beda ^^